1) Jenis-jenis katrol
• Katrol tetap
• Titik tumpu katrol tidak berpindah; hanya mengubah arah gaya.
• Keuntungan mekanis (ideal) = 1 (gaya yang diperlukan tetap sama besar).
• Contoh: katrol bendera.
• Katrol bergerak
• Katrol ikut bergerak bersama beban; tali menyangga beban pada lebih dari satu segmen.
• Keuntungan mekanis (ideal) = jumlah segmen tali yang menyangga beban (biasanya 2 untuk satu katrol bergerak).
• Contoh: katrol pada derek kecil.
• Katrol majemuk (gabungan tetap + bergerak)
• Menggabungkan beberapa katrol tetap dan bergerak sehingga MA bertambah (mis. 3, 4, atau lebih).
• Keuntungan mekanis (ideal) = jumlah segmen tali yang menyangga beban.
• Contoh: susunan katrol pada crane atau sistem pengangkat.
2) Bidang miring dalam kehidupan sehari-hari
Bidang miring = permukaan miring yang memudahkan memindahkan benda ke ketinggian dengan gaya lebih kecil.
Contoh nyata:
• Tangga (naik ke lantai atas)
• Jalan menanjak / jalan tikungan naik (kendaraan)
• Papan miring untuk menaikkan barang ke truk
• Sekrup (bidang miring melilit pada batang)
3. Perhitungan Sederhana Keuntungan Mekanis (KM)
• Rumus umum:
KM = \frac{Gaya\ beban}{Gaya\ kuasa}
• Bidang miring:
KM = \frac{Panjang\ bidang}{Tinggi\ bidang}
Contoh: panjang 4 m, tinggi 1 m → KM = 4/1 = 4
• Katrol majemuk:
KM = Jumlah\ tali\ yang\ menyangga\ beban
Contoh: ada 3 tali → KM = 3
• Tuas (pengungkit):
KM = \frac{Lengan\ kuasa}{Lengan\ beban}
Contoh: lengan kuasa 60 cm, lengan beban 20 cm → KM = 60/20 = 3
Semakin besar nilai KM, semakin ringan gaya yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan.

0 komentar:
Posting Komentar